5 Manfaat Penting Memberikan ASI Eksklusif pada Bayi

ASI eksklusif memiliki pengertian pemberian ASI atau air susu ibu kepada bayi sejak lahir hingga berumur 6 bulan. Kandungan pada ASI selama periode ini merupakan makanan yang paling tepat bagi si kecil. Dengan demikian, disarankan untuk tidak memberikan makanan apapun kepada bayi selama periode enam bulan pertama selain ASI. Namun dalam kondisi tertentu, pemberian vitamin dan obat diperbolehkan jika memang dibutuhkan. Hanya saja untuk makanan utama si kecil harus tetap ASI. Pemberian ASI memberikan manfaat yang banyak bagi pertumbuhan si kecil.

5 Manfaat Penting Memberikan ASI Ekslusif

Berikut ini 5 manfaat penting memberikan ASI ekslusif kepada si kecil yang perlu diketahui:

  • Memperkuat sistem kekebalan bayi

Sistem kekebalan tubuh pada bayi menjadi lebih kuat dengan pemberian ASI. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan antibodi yang tinggi pada air susu. Dengan memberikan ASI, risiko terkena serangan virus dan bakteri menjadi lebih rendah. Jadi, si kecil tidak akan mudah diserang penyakit seperti asma, diare, infeksi saluran pernapasan, konstipasi, hingga meningitis. Bahkan menurut penelitian medis, bayi yang diberikan ASI eksklusif memiliki risiko lebih rendah terserang penyakit diabetes di kemudian hari.

  • Memperkuat tulang bayi

Kandungan ASI yang penuh dengan nutrisi alami juga akan membantu memperkuat tulang pada bayi. Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang diberikan ASI eksklusif memiliki tulang belakang yang lebih kuat dibanding dengan bayi yang diberikan susu formula. Tidak hanya tulang belakang saja, tulang lain seperti tulang leher juga menjadi lebih kuat.

  • Bayi lebih cerdas

ASI eksklusif menurut para ahli mengandung asam lemak dan kandungan protein yang tinggi. Keduanya memiliki peranan penting bagi kecerdasan otak bayi. Hubungan langsung antara ibu dan anak juga ikut mempengaruhi kecerdasan emosional bayi secara positif.

  • Berat badan bayi lebih ideal

Air susu alami dari sang ibu lebih sedikit merangsang produksi hormone insulin dibandingkan susu formula. Hormon insulin memicu pembentukan lemak yang bisa mengakibatkan obesitas atau berat badan berlebih. Dengan pemberian ASI, berat badan bayi lebih ideal. Kandungan leptin dalam ASI juga tinggi sehingga bayi akan merasa kenyang. Leptin juga berperan penting dalam metabolism lemak.

  1. Risiko sindrom kematian bayi mendadak

Sindrom kematian bayi mendadak atau dikenal dengan nama SIDS bisa dicegah dengan pemberian ASI minimal dua bulan. SIDS bisa terjadi ketika si kecil sedang tidur. Efek pemberian ASI akan terlihat setelah batas minimal pemberian tersebut.

Selain bermanfaat bagi si kecil, memberikan ASI juga bermanfaat juga bagi sang Ibu. Dengan pemberian ASI, tingkat stress pada ibu menjadi berkurang serta bisa menurunkan berat badan karena memberikan ASI ternyata membakar kalori. Yang terakhir, memberikan ASI eksklusif mampu menurunkan risiko terjadinya kanker payudara dan ovarium bagi sang ibu.