7 Cara Menurunkan Darah Tinggi Secara Alami

Darah tinggi atau yang sering disebut dengan hipertensi adalah suatu keadaan dimana kinerja jantung lebih keras dari kisaran normal, dan ditandai dengan tingginya tekanan darah. Apabila kerja jantung lebih keras, maka pemompaan darah melalui pembuluh-pembuluh darah akan semakin cepat, dan tekanan darah pun meningkat. Hal ini dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya, seperti stroke dan serangan jantung.

Kisaran tekanan darah normal adalah pada saat istiraha, tekanan darah sistolik (bacaan atas) 100 – 140 mmHg, dan diastolik (bacaan bawah) antara 60 – 90 mmHg. Tekanan darah yang tinggi adalah apabila tekanan darah pada saat istirahat terus-menerus berada pada 140/90 mmHg atau di atasnya.

7 Cara Menurunkan Darah Tinggi Secara Alami

Darah tinggi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti, faktor stress, faktor bawaan atau genetik, asupan makanan, serta pola hidup yang tidak sehat. Terdapat beberapa cara yang aman dilakukan dan cepat untuk menurunkan darah tinggi.

Cara Menurunkan Darah Tinggi secara Cepat dan Alami

1. Memperbanyak Konsumsi Pisang

Buah Pisang memiliki kandungan kalium yang tinggi dan baik untuk kesehatan jantung dan ginjal, serta menurunkan tekanan darah. Orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi minimal 4700 mg pisang setiap harinya.

2. Mengonsumsi Mentimun

Mentimun sudah banyak digunakan untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi atau hipertensi. Mentimun mengandung senyawa potassium yang dapat berperan dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Mentimun dapat dikonsumsi secara langsung ataupun sebagai lalapan ketika makan.

3. Mengonsumsi Buah Berry

Buah berri termasuk stroberry, bluberry, dan raspberry merupakan jenis-jenis buah yang kaya akan senyawa antosianin. Senyawa antosianin berperan dalam melebarkan pembuluh darah dengan mengendurkan otot-otot dinding pembeuluh darah. Efek ini dapat membantu melancarkan aliran darah sehingga akan menurunkan tekanan darah.

4. Mengonsumsi Sayuran

Sayuran mengandung berbagai jenis vitamin, mineral serta kalium. Dengan mengonsumsi sayuran, maka akan membantu melancarkan peredaran darah dan menurunkan hipertensi.

5. Istirahat yang Cukup dan Hindari Stress

Terlalu banyak permasalahan dan aktivitas yang harus kita selesaikan dapat menyebabkan kita menjadi stress, terlebih lagi apabila kita tidak memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk beristirahat. Tubuh manusia sama seperti mesin, apabila terus-menerus digunakan tanpa adanya istirahat, akan menyebabkan mesin menjadi panas, dan dapat mengakibatkan kerusakan berbagai komponennya. Begitu pula dengan tubuh manusia, apabila terus dipaksa untuk berkerja, maka organ-organ tubuh dapat mengalami keletihan dan mengalami gangguan kesehatan.

Stress yang berlebih juga dapat menyebabkan tubuh menghasilkan adrenalin yang lebih besar, sehingga akan menyebabkan jantung mempompa darah semakin kencang dan tekanan darah meningkat.

6. Rutin Berolahraga

Setelah menjaga makanan yang kita konsumsi, hal penting yang tidak boleh terlewatkan adalah merutinkan olahraga. Kebanyakan orang jarang melakukan hal ini dengan alasan malas dan tidak ada waktu untuk melakukan olahraga karena terhalang oleh berbagai aktivitas. Dengan melakukan olahraga, tubuh akan menjadi sehat. Otot-otot di seluruh tubuh akan bekerja dan membakar lemak yang menumpuk.

7. Menerapkan Pola Hidup yang Sehat

Selain dengan menjaga jenis-jenis makanan yang dikonsumsi, pola hidup juga sangat berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah. Untuk memiliki tekanan darah yang normal, tentunya membutuhkan pola hidup yang sehat.

Dalam menghindari tekanan darah tinggi dan berbagai jenis penyakit berbahaya lainnya, kita harus menjauhi pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, meminum minuman keras, serta mengonsumsi makanan instan atau jung food. Meskipun kita melakukan berbagai usaha untuk menghindari atau mengatasi tekanan darah tinggi, tetapi kita memiliki pola hidup yang tidak sehat, maka semuanya akan percuma.

Demikian, semangat hidup sehat dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply