Pengertian Etika Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Etika Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya

Etika memiliki pengaruh besar dalam kehidupan kita. Etika memberikan gambaran kepada kita dalam tindakan sehari-hari. Dengan adanya etika, kita bisa lebih mudah dalam mengambil sikap dan tindakan dengan tepat. Bisa dibilang etika itu sendiri adalah aturan perilaku dan adat kebiasaan orang dalam berinteraksi antarsesama. Disamping itu, etika ini digunakan sebagai hal untuk membedakan mana hal yang benar dan mana yang buruk. Untuk lebih jelasnya, anda simak saja pengertian etika berikut ini.

Definisi Etika

Definisi etika diungkapkan oleh para ahli ternama. Berikut ulasannya.

1. James J. Spillane SJ

Etika merupakan memperhatikan atau mempertimbangkan perilaku manusia dalam pengambilan keputusan yang berhubungan dengan moral. Etika ini lebih condong kepada penerapan kinerja pikiran manusia untuk memutuskan mana benar atau salah secara objektivitas serta perilaku seorang pada orang lain.

2. A. Mustafa

Arti etika dikemukakan sebagai pengetahuan yang menelusuri akan tingkah laku mana yang baik serta mana yang buruk dan dengan memperhatikan tindakan manusia sejauh apa yang telah diketahui oleh akal pikiran.

3. Ahmad Amin

Etika adalah pengetahuan yang menjelaskan tentang arti baik dan buruk. Tak hanya itu, etika juga memaparkan apakah yang seharusnya dilakukan oleh manusia serta menyiratkan satu sasaran yang perlu diraih manusia dalam perbuatannya sekaligus tunjukkan arah untuk melaksanakan apakah yang seharusnya diperbuat oleh manusia.

4. Aristoteles

Etika ini dijelaskan dalam dua pengertian, yaitu Manner and Custom dan Terminius Technicus. Manner and Custom merupakan pembahasan etika yang berkaitan dengan tata metode etika terbiasa yang terikat dalam kodrat manusia (in herent in human nature) dengan arti “baik dan buruk” tingkah laku manusia. Sedangkan Terminius Technicus adalah norma ditelusuri sebagai ilmu dan pengetahuan yang menyidik jauh problema perlakuan manusia.

Jenis-Jenis Etika

Etika terdapat beberapa jenis, yakni sebagai berikut.

Etika Filosofis

Jenis etika filosofis merupakan jenis etika yang dilihat dari sudut filsafat. Jenis etika ini menguraikan pokok-pokok atau moral. Dalam filsafat yang dijelaskan perihal baik-buruk, masalah hak-kewajiban, dan masalah nilai-nilai moral secara mendasar. Dilihat interaksi antara kemanusiaan dan moral dengan rasio sebagai dasar menganalisa secara mendalam.

Etika Teologis

Etika ini mengajarkan hal-hal baik serta buruk yang berdasarkan ajaran-ajaran agama. Orang yang beragama memiliki keyakinan bahwa tidak mungkin ada moral tanpa agama ataupun tanpa menjalankan ajaran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sumber pengetahuan serta kebenaran etika ini ialah kitab suci.

Etika Sosiologis

Etika sosiologis ini condong pada kesejahteraan atau keselamatan hidup dalam bermasyarakat. Jenis etika ini bisa dibilang sebagai alat mencapai keamanan, keselamatan, serta kesejahteraan hidup bermasyarakat. Dengan begitu, jenis etika ini lebih mengutamakan dalam hal pembicaraan mengenai cara seseorang dalam menjalankan hidupnya pada hubungannya dengan masyarakat.

Etika Diskriptif dan Etika Normatif

Jenis etika diskriptif berupaya melihat sikap atau perilaku manusia secara kritis dan rasional. Etika ini juga memandang apa yang dikejar manusia dalam kehidupan sebagai hal yang bernilai. Sementara untuk etika normatif, jenis etika ini berupaya menentukan perilaku atau sikap yang ideal serta seharusnya dimiliki manusia dalam bertindak.

Dengan mengetahui pengertian etika dan jenis-jenisnya diharapkan anda bisa memahami mana yang baik dan mana yang buruk serta mempraktekkannya di kehidupan sehari-hari. Hal ini bisa menjadikan anda sebagai orang yang beretika baik dan tentu saja hal tersebut sangat anda harapkan.

Leave a Reply